Tampilkan postingan dengan label indahnya kisah sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indahnya kisah sedih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2010

jikalah...





jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
sedang ketegaran akan lebih dikenang nanti.

Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

mengapa tidak dinikmati saja,
sedang ratap tangis tidak akan mengubah apa-apa.

Jikalah luka kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.

Jikalah benci dan marah akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

mengapa mesti diumbar sepuas rasa,
sedang menahan diri adalah lebih berpahala.

Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
sedang tobat itu lebih utama.

"Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
sedang memberi akan lebih banyak memiliki arti."




diambil dari buku "Karena Aku Begitu Cantik, catatan harian seorang muslimah"
_Azimah Rahayu_

Sabtu, 29 Mei 2010

maAFKan aku...

maafkan aku...
bukannya aku ingin menjadi munafik dengan semua yang kulakukan padamu,
hingga sempat menghancurkan sesuatu yang baru kita bangun,
namun karna masih dalamnya rasa yang menggelung riuh di dalam dada...

salahku memang dalam mengambil langkah, aku hanyalah wanita muslimah biasa yang ingin menjadi baik tanpa berniat ternilai tak baik...

maafkan aku...

bukannya mas tak ada arti lagi dimataku, seperti katamu malam itu..

namun justru karna masih bertahta di relung hati

aku tak sanggup walau hanya menjawab sapa pagi harimu...


maafkan aku mas...

bukan maksudku tuk menutup silaturahim antara kita,
namun ku tak kuasa menahan bulir air mata yang jatuh tiap ku bersua atau sekedar saling sapa..
telah terlalu dalam kau hadir menyapa perasaaanku...



sungguh...
maafkan diri yang sedang menata serpihan hati yang pecah...




cancan mash

Kamis, 20 Mei 2010

LenTera cinTA....


lentera cintaku...


..dan malam ini...
aku merindukannya lagi... aih..Tuhan..bilakah Kau ambil cintanya???
cinta ini sudah berpendar ditanganku layaknya lentera itu...

aku lelah...lelah merindukannya seperti ini..



hiks...
..mulai rapuh deh....T_T

Selasa, 18 Mei 2010

Tuhan sedang mengolahku untuk "jadi"

andai ku boleh memilih
dan andai ku boleh kembali untuk mengubah masa lalu
pasti ku pilih jalan itu,
tuk perbaiki segala sesuatu,

aku tak kan memilihmu, aku tak kan mempertahankanmu,
sedalam apapun "dulu" kau mencintaiku...


tapi ternyata tak bisa kembali
dan aku memilihmu...

karena bila tidak,
tak kan kurasakan kesakitan yang teramat dalam
karena bila tidak,
rasa sakit itu tak kan mengajariku tuk menjadi kuat

dan aku tak akan tumbuh dalam kesiapanku yang seharusnya

harus mengerti..dan memahami...
Tuhan sedang mengolahku untuk menjadi kuat

walau perihnya meremas sampai ke tulang sumsum,
sakitnya mengilu ulu hati,
tulusnya pembelajaran cintaku terbengkalai sia-sia
sakit..sungguh!

namun masa depan pasti lebih butuh aku yang kuat,
suamiku kelak butuh istri yang tangguh tuk mendampingi hidupnya,
bukan aku yang lemah dan cengeng atau sibuk menangisi cinta yang hilang...

Tuhan sedang mengolahku untuk "jadi"
dan kunikmati proses ini...




rasa sakit pengkhianatan membuat ulu hati terasa ngilu
dan amarahku menutur dengan santun, "terima kasih atas kepura-puraanmu selama ini"


_sa_

Sabtu, 24 April 2010

tak tahukah kau sebenarnya aku sekarat??!!

apakah aku terlalu tangguh sebagai perempuan?
apakah aku terlalu 'baik-baik saja' dan kuat??
sampai laki-laki yang 'katanya' mencintaiku,..sebegitu tega menyia nyiakan hatiku??

tak tahukan dia..bahwasanya aku terlalu sekarat sepeninggalannya??!

bahkan dokter yang memeriksaku bertanya-tanya,
"sudah 4 bulan gak haid?? hasil USG mengatakan semuanya normal.apa kamu stress berat? tapi kok keliatannya happy happy aja y?"

hmm..bu dokter tak tahu aku pemain teater yang handal...
...ya ya..bahkan pada dokter itu aku mencoba untuk tersenyum ramah.

happy?
semata-mata karna besar cintaku pada ayah ibu.

tak ingin membuat mereka bersedih...
. ..juga ingin belajar tentang sabar dan ikhlas..
seperti yang Tuhan pernah ajarkan...
cuma itu..
sudahlah...
aku yang memilihmu..

aku yang dulu memilih belajar mencintaimu..

dan sekarang...

kini sed
ang belajar membunuh cintaku...



"SUN"

Jumat, 23 April 2010

doA 3 diNi hARi...


Rinjani tertunduk...
dan butir-butir air mata masih mengalir dari matanya yang sembab,
jatuh membasahi mukenah putih,

"sakit Ya Allah..."
rintih gadis itu, masih berbalut mukenah putih yang basah karena air mata.
Dia
sedang berbicara pada Tuhannya.
malam ini sunyi..
hanya ada derik jangkrik di luar sana.

lampu yang dinyalakan pun hanya lampu belajar yang menyorot ke arah sang pendoa.
Rinjani menangis..mengadahkan tangan...dengan khusyuk... tiba-tiba ia tersungkur..bersujud kepada Pemilik Arsy..
"Allah..ampuni hamba..ampuni segala kesalahan yang pernah hamba lakukan, adalah benar ayat cintaMu..bahwasanya kesedihanku..susahku..dan sakitku karna ulahku sendiri"
sayup sayup terdengar sebuah bait doa da
ri bibirnya.
".....ampuni hamba Ya Ghafuur..karna memilih mencintainya...ampuni hamba yang telah sangat mencintainya sebelum halal ia bagiku...hingga ketika ia meninggalkanku, aku limbung..." bulir bulir air mata berjatuhan di atas sajadah panjang,
"...ia kekasihku..dan kupilih ia karna
ia juga kekasihMu...karna kuharap bisa menuntunku untuk lebih mencintaiMu...namun ternyata dia tak sungguh mencintaiku..dan dia ingin pergi....meninggalkanku..."tersendat-sendat doa itu bergulir... ,
"..wahai Dzat yang jiwaku ada dalam genggamanNya...sungguh..ampuni hamba
yang telah melewati batas..."
tersedu..sedu, Rinjani memohon dalam sujudnya...





malam yang damai...
sepertiga malam Tuhan turun dari langit...

ada doa di 3 dini hari...

Kamis, 01 April 2010

itu kamu.......SIAL!



kau bilang "jangan" saat ku ingin beranjak pergi...
dua kali kau katakan sayang..
kuharap ingatanmu masih belum rusak....
dan entah mengapa..
kuturuti maumu...

namun ada ku disini pun tak membuatmu memeluk hatiku..

tingkahmu membuatku sedih...

lalu apa maunya kamu menjadikanku pendamping hatimu kini?

bila dahagaku tak jua bisa kau tuntaskan..
aku seperti mayat hidup
yang bergantung pada cinta dan keyakinan yang kupunya
keyakinan dan cinta yang makin lama kurasa makin membodohiku...
entah apa yang kuperoleh darimu..
cinta? hangat dan canda?
cih..beribu tahun tak pernah tersentuh kata-kata itu..
lalu apa??
dan ku pun tak tahu,
apa yang kupertahankan darimu...
sesuatu dalam hatiku....bilang..
....
......."itu kamu"...
.......................................................SIAL!.....................